Tya Eka Yulianti – detikBandung

Bandung – Kabupaten Bandung segera melangsungkan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati yang baru untuk periode 2010-2015. Sebanyak 8 pasang calon bupati (cabub) dan calon wakil bupati (cawabup) pun siap dipilih dalam pemilukada yang akan digelar 29 Agustus mendatang.

Jumlah pasangan cabup tersebut merupakan yang terbanyak sepanjang penyelenggaraan pemilukada di Jabar. Tak hanya itu, jumlah cabup dan cawabup independen juga terbilang banyak, yaitu hingga 3 pasang. Ke-8 pasang cabup dan cawabup tersebut telah ditetapkan no urutnya, dalam Rapat Pleno yang dilakukan, Selasa (13/7/2010).

Ini dia no urut dan nama 8 pasang cabup dan cawabup :

1. Marwan Efendiri -Asep Nurjaman (Independen)
2. Atori Herdianajaya-Dadi Gyardani Jiwapraja (Partai Demokrat)
3. Tatang Ruswandar-Ujang Sutisna (Independen)
4. Deding Ishak-Siswanda Harso Sumarno (PAN, PKB, PPP, Hanura, dan PBR)
5. Yadi Srimulyadi-Rusna Kosasih (PDIP-Gerindra)
6. Asep Soleh-Dayat Somantri (Independen)
7. Dadang M Naser-Deden Rukman Rumaji (Golkar)
8. Ridho Budiman Utama-Dadang Rusdiana (PKS dan PBB)

Dituturkan Anggota KPU Kabupaten Bandung Atip Tarpiyana sebelumnya ada 9 pasang cabup dan cawabup yang mendaftar. Namun 1 pasang tak lolos verifikasi karena tak memenuhi syarat. Pasangan yang tak lolos tersebut yaitu Lili Muslihat-Edi Sartono yang merupakan calon independen atau bukan usungan parpol.

“Mereka kan calon perseorangan. Tiket untuk bisa maju sebagai calon, mereka harus bisa mengantongi dukungan berupa surat dukungan 3 persen dari total pemilih. Karena tak bisa dipenuhi, makanya tidak diloloskan,” ujar Atip saat dihubungi via telepon selularnya, Rabu (14/7/2010).

Selain itu, Edi Sartono yang tercatat sebagai PNS di Pemkot Bandung juga tak menyertakan surat pernyataan bersedia mengundurkan diri.

Masa kampanye ke-8 pasang calon tersebut akan dimulai pada 11 higga 25 Agustus 2010. Waktu pemilihan sendiri akan dilakukan pada 29 Agustus 2010 dengan cara mencoblos.