aksiHarapan sebagai rakyat diamanatkan kepada wakil rakyat, dalam hal ini parlemen menjadi lembaga yang seharusnya mewakili kepentingan-kepentingan rakyat yang diwakilinya. namun dalam iklim yang sedang berkembang saat ini, sulit kiranya kita untuk mengatakan bahwa cita-cita kita sebagai bangsa, sebagai masyarakat dapat di wujudkan secara nyata, indikasi hal ini dapat dilihat dari kinerja parlemen kita, yang juga wakil kita, mereka mempertontokan sebuah dagelan politik yang entah kemana arah pastinya bangsa ini dibawa. money politik pilleg, dana-dana siluman, study banding yang tidak jelas, permainan perempuan dan masih banyak lagi catatan buruk yang ditorehkan oleh wakil rakyat kita. Sementara nun jauh di sana, anak kecil busung lapar, masyarakat kehilangan tempat tinggal akibat terendam lumpur, sang ibu mempekerjakan anaknya di jalanan, petani kekurangan air dan sulitnya mendapatkan pupuk, nelayan menukar solar dengan minyak tanah. Lalu apa peran kita? sebagai masyarakat yang masih peduli terhadap nasib bangsa, hendaknya geakan-gerakan ekstra perlemanter lah yang harus kita ambil, sebagai penyeimbang kebijakan pemerintah, harapannya kemudian suara rakyat menjadi raja yang harus pertama kali didengar dan dilayani demi kemakmuran bangsa, karena murka rakyat adalah murka tuhan…(walang)