berita terkait : tribun jabar, banjarmasin post, pikiran rakyat, republika, pos kota,
Selasa, 19/02/2008

BANDUNG(SINDO) – Sikap PWNU Jabar yang mendukung pasangan Danny – Iwan dalam pilgub mendatang mendapat kecaman dari kalangan internal.

Puluhan aktivis Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kab Bandung berunjuk rasa di depan kantor Pengurus WilayahNahdlatulUlama( PWNU) Jabar, Jalan Sancang, Kota Bandung,kemarin siang.

Mereka mengecam sikap pengurus PWNU Jabar yang memberi dukungan kepada salah satu pasangan Cagub-Cawagub Jabar pada Sabtu (6/2) lalu di Pondok Pesantren Darul Falah,Kab Bandung. Dalam aksinya,massa PMII sempat menurunkan bendera NU yang berkibar di halaman kantor PWNU Jabar.

Dua aktivis kemudian menaburkan bunga di atas bendera sebagai lambang keprihatinan. Menurut Ketua Umum PMII Kab Bandung Edi Rusyandi, pihaknya meminta PWNUJabarsegeramencabut dukungan terhadap salah satu pasangan cagub-cawagub.
Sebab, kata dia,sesuai khitah NU 1926, organisasi tersebut bukan organisasi politik yang berafiliasi dengan parpol,melainkan organisasi keagamaan.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam pertemuan di Ponpes Darul Fallah, Kampung Cihampelas,Kec Cihampelas, Kab Bandung Barat, Sabtu (16/2) lalu,PWNU Jabar menyatakan dukungan terhadap pasangan Danny Setiawan- Iwan Sulandjana untuk maju sebagai Cagub/Cawagub Jabar 2008.Saat itu,Ketua Tanfidziyah PWNU Jabar KH Dedi Wahidi mengklaim, PC NU se-Jabar sudah berkomitmen mengamankan keputusan ini.

Sementara itu,Koordinator Aliansi Warga NU Jabar Akun Mansyur menyatakan, kegiatan silaturahmi keluarga besar NU Jabar bersama Danny dan Iwan yang digelar PWNU Jabar di bawah kepemimpinan Dedi Wahidi (Ketua Tanfidziah) dan Asep Burhanudin (Rois Syuriah) adalah bentuk penipuan,pembohongan, dan pengkhianatan terhadap perjuangan dan fatwa para ulama NU serta warga NU secara keseluruhan.

”Karena itu, PBNU harus bertindak dan bersikap tegas kepada oknum PWNU Jabar sesuai AD dan ART NU.Kami juga mengimbau semua PCNU Se-Jabar segera menentukan sikap atas perilaku oknum PWNU Jabar yang telah melibatkan institusi NU dalam politik praktis untuk kepentingan figur politik tertentu,” ujar Akun Mansyur.

Dari Cirebon dilaporkan, Ketua PCNU Kota Cirebon Suryaman membantah telah menerima sejumlah dana dari ”Da’i”dalam pertemuan di Ponpes Darul Fallah seperti isu yang beredar. ”Tapi, pertemuan itu memang berisi dukungan dan restu NU Jabar terhadap Da’i,”akunya.

Hanya Mendoakan

Rois Syuriah PWNU Jabar KH Asep Burhanudin membantah kegiatan di Ponpes DarulFallah,KabBandungBarat, Sabtu ((16/2) lalu, adalah bentukdukunganNUse-Jabar terhadap pasangan Cagub-Cawagub Danny Setiawan-Iwan R Sulandjana (”Da’i”).

Menurut dia, dalam kegiatan itu, Danny dan Iwan hanya bersilaturahmi dengan jajaran NU dan memohon doa restu. ”Kami hanya mendoakan atas cita-cita yang sekarang sedang mereka lakukan. Hal tersebut merupakan sebuah kebaikan jika seseorang mendoakan orang lain. Siapa pun bisa kami doakan, termasuk calon-calon lain,” terang KH Asep Burhanudin.

Disinggung mengenai kecaman dari kalangan internal atas tindakan PWNU Jabar,Asep mengaku tidakmenghiraukannya.”Biar saja mereka demo.Tidak usah ditanggapi,”pungkasnya. (gin gin tigin ginulur / tantan sulthon/ arif budianto)