Nahdlatul Ulama (NU) menegaskan bahwa tidak akan mendukung upaya perjuangan khilafah islamiyah yang selama ini terus diperjuangkan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Pemikian penegasan  ketua umum PBNU KH. Hasyim Muzadi yang menurut berita akan hadir pada acara konferensi internasional khilafah yang akan dilaksanakan di jakarta agustus mendatang.  Hal ini berkaitan dengan adanya berbagai tanggapan yang sampai kePBNU bahwa PBNU mendukung khilafah islamiyah dan KH.Hasyim muzadi akan datang pada acara tersebut.

“Saya tak akan datang karena Nahdlatul Ulama dengan Hizbut Tahrir Indonesia memiliki perbedaan pandangan dalam konsep kebangsaan dan keindonesiaan,” kata Hasyim di Jakarta, Senin (9/7).menurut Hasyim, meskipun sama-sama berjuang atas nama islam NU berbeda dengan HTI. NU telah memiliki andil yang besar dan tercatat dalam sejarah memperjuangkan kemerdekaan indonesia. Pandangan konsep kebernegaraan yang di usung HTI  mencerminkan akan membuat NKRI yang dibangun oleh para pendirinya akan hancur karena HTI berjuang menegakkan Khilafah islamiyah.

“Gagasan dan pemikiran keagamaan NU memiliki beberapa perbedaan signifikan dengan gagasan dan pemikiran yang dikembangkan oleh Hizbut Tahrir. Sehingga tidak mungkin bagi kami untuk memberi support dalam acara tersebut, kendati NU tetap menjunjung tinggi ukhuwah dan keberagaman pemikiran,” katanya.